Read Time:1 Minute, 7 Second

Jakarta, CNN Indonesia —

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat pengajuan Nomor Induk Berusaha (NIB) untuk usaha mikro mencapai 170.152 atau setara 86 persen dari 197.322 yang diterbitkan melalui sistem Online Single Submission (OSS) sepanjang September 2020.

Juru Bicara BKPM Tina Talisa menyampaikan peningkatan pengajuan NIB pengusaha skala mikro di masa pandemi menunjukkan kekuatan perekonomian Indonesia yang 60 persen Produk Domestik Bruto (PDB) ditopang oleh Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) masih berjalan.

“Seperti yang sering diungkapkan Kepala BKPM, UMKM berkontribusi sangat besar terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Dan sesuai amanah yang diberikan oleh Presiden, BKPM terus memastikan untuk melayani UMKM. Melalui Undang-Undang Cipta Kerja (UU CK), negara memberikan perlindungan dan penguatan UMKM yang semakin solid,” katanya seperti dikutip dari Antara, Selasa (20/10).



Ia menambahkan pengajuan NIB sepanjang September itu memecahkan rekor pencapaian tertinggi sepanjang 2020. Rekor sebelumnya terjadi pada Agustus.

Bulan itu, pengajuan NIB usaha mikro mencapai 104.240, meningkat 114 persen dibandingkan Juli. Jumlah NIB tersebut mencapai 82 persen dari total seluruh pengajuan yang mencapai 126.878 pada Agustus 2020.

Sebagai informasi, di awal masa pandemi, jumlah NIB usaha skala mikro sempat mengalami penurunan. Selama tiga bulan berturut-turut, pengajuan hanya 36.337 pada Maret, 28.435 NIB pada April.

Bahkan pada Mei, pengajuan hanya 15.845 NIB.

[Gambas:Video CNN]

(antara/agt) Source