Read Time:2 Minute, 0 Second

KONTAN.CO.ID – NEVADA. Shelby SuperCars (SSC) telah memecahkan rekor mobil dengan kecepatan tertinggi di dunia. Mobil tersebut bernama SSC Tuatara. Rekor tersebut terpecahkan setelah SSC Tuatara mampu mencapai kecepatan 532,7 km/jam dan rata-rata dari dua arah 508,7 km/jam di jalan tertutup di Nevada.

Mengutip dari Carscoops.com, Angka milik SSC Tuatara berbeda dengan torehan hypercar miliki Bugatti, dengan angka pada jalur satu arah yakni 304,77 mph yang dicapai dengan Bugati Chiron Super Sport 300+. Tentu angka tersebut dilampui oleh SSC yang melakukan test dua arah dengan Tuatara, dengan rata-rata 508,7 km/jam.

Pada pengetesan mobil tersebut, SSC Tuatara dikendarai oleh pembalap Inggris Oliver Webb di bagian aspal yang sama yang digunakan Koenigsegg pada tahun 2017. Kala itu, Koenigsegg Agera RS membukukan rata-rata dalam jalur dua arah sebesar 277,9 mph (447,2 km/jam) dan kecepatan tertinggi 284,55 mph (457 km/jam).

Baca Juga: Fast and Furious 11 akan menjadi film terakhir dari franchise populer ini

Mobil tercepat di dunia (SSC Tuatara)

Baca Juga: Edisi spesial Mitsubishi Xpander dan Xpander Cross meluncur 

Oliver Webb berhasil melaju 301,07 mph (484,53 km/jam) pada lari pertamanya sebelum berbalik dan mencapai catatan kecepatan tertinggi 331,15 mph.

“Pasti ada lebih banyak di sana, saya tahu kami bisa melaju lebih cepat, saat saya mendekati 331 mph, SSC Tuatara naik hampir 20mph dalam lima detik terakhir. Mobil masih belum kehabisan tenaga. Semua halangan angin menghalangi kami untuk menyadari batasan mobil. ” kata Webb kepada Top Gear dikutip dari Carscoops.com

SSC Tuatara ditenagai oleh mesin V8 flat-plane 5,9 liter dengan twin-turbo yang menghasilkan 1.750 horsepower saat. Selain itu, koefisien hambatan yakni 0,279 yang sangat licin, yang sangat membantu ketika pengemudi SSC Tuatara berencana mencapai kecepatan tertinggi.

“Sudah sepuluh tahun sejak kami memegang rekor ini dengan mobil pertama kami, Ultimate Aero, dan SSC Tuatara berada jauh di depan. Kinerjanya mencerminkan dedikasi dan fokus kami dalam mengejar pencapaian ini, ” kata Jerod Shelby, CEO SSC.

Jerod Shelby mengungkapkan bahwa selanjutnya perusahaan akan menyusuaikan standar dan peraturan mobil produksi yang siap dikemudikan di jalanan umum. 

SSC Tuatara akan diproduksi dalam jumlah terbatas hingga tahun 2022. Selanjutnya, pihak SSC akan melakukan pengkajian kembali sebelum diproduksi massal.

<!–

–>

Editor: Bimo Kresnomurti

.bg-color-linkedin {background-color: #0072b1;}

Source