Read Time:1 Minute, 23 Second

Skenario Pencoblosan Pilkada Makassar 2020
2020-10-21T09:58:20Z

MAKASSAR, KOMPAS.TV – Demi cegah penyebaran covid-19 saat pencoblosan pada sembilan desember mendatang kpu makassar akan menerapkan sejumlah aturan baru . Aturan baru ini akan menerapkan protokol kesehatan saat warga memberikan hak suara mereka di t-p-s . Seperti apa skenario pencoblosan nantinya . Berikut penjelasan komisoner kpu makassar endang sari .

Komisioner KPU Makassar, Endang Sari menjelaskan, sebelum pencoblosan semua lokasi tempat pungutan suara (TPS) akan disemprot disinfektan terlebih dahulu untuk memastikan benar-benar bersih. Kemudian, jumlah pemilih di TPS juga dibatasi hanya 500 orang dari sebelumnya yang mencapai 800 orang.

“Kami terapkan hal-hal baru. Karena desain TPS berbeda dari pemilihan sebelumnya,”ujar Endang ketika dihubungi Djournalist.com melalui pesan WhatsApp,Jumat 16 Oktober 2020.

“Sedangkan untuk waktu pencoblosan kami tunggu regulasi resminya dari pusat,”jelas Endang.

ada 10 point hal baru saat pencoblosan di TPS pada tanggal 9 Desember: 1. Ukuran TPS dibuat dengan mengatur jarak antar petugas dan pemilih.
2. jarak tempat duduk paling kurang 1 meter. 3. perlengkapan pemungutan suara secara berkala disemprot disinfektan. 4. ada perlengkapan tambahan yang harus tersedia yaitu tempat cuci tangan dengan air mengalir, sabun, alat semprot disinfektan. 5. KPPS akan membagikan sarung tangan sekali pakai kepada pemilih. 6. Sebelum memasuki TPS, pemilih akan diperiksa suhu tubuhnya oleh KPPS. 7. Pemilih datang ke TPS wajib pakai masker, bila tidak pakai maka KPPS akan membagikan masker khusus u pemilih yang tidak pake masker. 8. Tanda telah mencoblos tidak lagi mencelupkan tangan ke tinta tapi tintanya diteteskan. 9. KPPS melakukan penyemprotan disenfektan secara berkala pada Paku yang digunakan mencoblos.
10. KPPS menggunakan APD lengkap.

#KPUMAKASSAR
#PILKADA2020
#TPS