Read Time:1 Minute, 11 Second

Surabaya, CNN Indonesia —

Meski Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dinyatakan positif terinfeksi Virus Corona (Covid-19), Gedung Negara Grahadi Surabaya, yang merupakan tempat rapat Gubernur, tak menerapkan lockdown atau penutupan dari aktivitas.

“Sementara ini tidak ada lockdown,” kata Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Jawa Timur (Jatim) Aries Agung Paewai, saat dikonfirmasi CNNIndonesia.com, Sabtu (2/1).

Menurutnya, setiap hari Gedung Grahadi disterilisasi secara rutin lewat penyemprotan disinfektan, baik sebelum maupun setelah kegiatan. Tak hanya itu, setiap orang yang hendak masuk juga wajib menjalani rapid test antigen yang telah disediakan.


“Setiap hari, sebelum dan sesudah kegiatan dilakukan penyemprotan disinfektan. Semuabyang masuk dilakukan rapid test antigen ataupun antibodi,” ucapnya.

Kendati demikian, kata dia, tidak ada kegiatan apapun di Gedung Grahadi hari ini. Para pegawai sudah bekerja dengan mekanisme pembagian kerja work from home (WFH) sejak masa awal pandemi beberapa bulan lalu.

“Tapi kegiatan tidak ada sekarang ini,” pungkas dia.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengonfirmasi dirinya positif terinfeksi Covid-19 (virus corona) dan saat ini tengah menjalani isolasi mandiri.

“Berdasarkan hasil swab reguler mingguan. Saya dinyatakan positif terinfeksi Covid-19,” kata Khofifah dalam akun Instagram resmi miliknya @khofifah.ip, Sabtu (2/1).

Khofifah mengaku kondisinya saat ini baik karena tanpa gejala usai terinfeksi Virus Corona. Ia kini tengah menjalani isolasi secara mandiri, meski tak mengungkapkan tempatnya menjalani karantina.

(frd/arh)

[Gambas:Video CNN]

Source