Read Time:1 Minute, 26 Second

Suara.com – Berinvestasi bersama pasangan tentu berpeluang menyisihkan uang lebih banyak untuk menabung. Tetapi mencoba investasi bersama pasangan juga bisa menjadi penyebab perselisihan.

Setiap orang bisa saja memiliki sikap berbeda terhadap uang. Karena itu, penting untuk saling memahami pendapat terhadap uang. Dikutip dari AsiaOne, berikut 7 tips menyiapkan diri berinvestasi bersama pasangan.

1. Kenali kepribadian uang satu sama lain

Tidak semua orang berpikir tentang uang dengan cara yang sama. Sikap, keyakinan, dan perilaku kita terhadap uang dibentuk oleh keadaan dan latar belakang individu yang berbeda.

Baca Juga: Istri Diceraikan Suami Gegara Lebih Sayang Kucing, Hubungan 45 Tahun Kandas

Misalnya, seseorang yang tumbuh besar menyaksikan pertengkaran orangtuanya tentang uang, cenderung memiliki sikap menghindari pembahasan karena menurut pengalamannya hal itu bisa menyebabkan masalah. Sementara, orang yang kebiasaan diberi imbalan karena menabung secara teratur di masa kanak-kanak kemungkinan besar akan terus melakukannya hingga dewasa, karena bagi mereka, uang itu menyenangkan.

Ilustrasi Rajin Menabung (Pexels/Karolina)
Ilustrasi investasi. (Pexels/Karolina)

Oleh karena itu, walaupun Anda dan pasangan dapat berbagi status ekonomi yang sama, penting untuk diketahui bahwa hubungan pribadi dengan uang mungkin berbeda. Gagal memahami ini adalah salah satu penyebab terbesar pertengkaran ketika pasangan mencoba berinvestasi bersama.

Mempelajari kepribadian uang satu sama lain, tujuannya untuk membangun pemahaman dasar tentang sikap uang juga membantu menunjukkan ketika pihak lain terjebak pada kebiasaan lama atau keyakinan negatif.

2. Hapus utang dulu

Sebelum mulai berinvestasi bersama, lakukan diskusi yang jujur tentang apakah di antara pasangan memiliki utang. Cobalah untuk tidak saling menilai hanya dari kebiasaan memakai uang yang tampaknya sembrono, karena kepribadian uang yang berbeda.

Baca Juga: Viral! Pengantin Laki-laki di Jepara ini Beri Mahar Mobil HRV

Jika terdapat utang besar tanpa jaminan dengan bunga tinggi, Anda harus membuat rencana untuk melunasi terlebih dulu sebelum berinvestasi.

Source