Read Time:2 Minute, 24 Second

Reporter: Ferrika Sari | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menegaskan peringkat idAAA(sy) untuk medium term notes (MTN) Syariah Mudharabah I/2018 Seri A senilai Rp 450 miliar milik PT Pegadaian (Persero).

Peringkat itu juga disematkan untuk MTN Syariah Mudharabah I/2018 Seri B senilai Rp 50 miliar serta peringkat idAAA untuk Obligasi Berkelanjutan III Tahap II Tahun 2018 Seri B Pegadaian senilai Rp 1.050 miliar. Semuanya akan jatuh tempo pada Maret 2021.

“Kesiapan perusahaan untuk melunasi obligasi tersebut didukung dana kas dan penempatan bank senilai Rp 529,1 miliar di akhir September 2020, arus kas internal bulanan senilai sekitar Rp 11 triliun, dan fasilitas perbankan yang belum digunakan sekitar Rp 12,7 triliun di akhir September 2020,” tulis Pefindo dalam keterangan resmi, Rabu (30/12).

Baca Juga: Pegadaian menilai bisnis pembiayaan digital memiliki potensi besar tahun depan

Menurut Pefindo, instrumen pendanaan syariah dengan peringkat idAAA(sy) adalah instrumen dengan peringkat paling tinggi yang diberikan Pefindo. Peringkat tersebut menunjukkan bahwa kemampuan emiten untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjang adalah superior dibandingkan emiten lain.

Pegadaian memberikan jasa usaha gadai dan pembiayaan mikro, dengan didukung oleh jaringan yang terdiri dari 12 kantor regional dan 4.161 unit kantor yang terletak di berbagai wilayah di Indonesia. Perusahaan dimiliki secara penuh oleh pemerintah.

 

 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.

.bg-color-linkedin { background-color: #0072b1; } /*artikel selanjutnya popup */ .article__flex {position: fixed;bottom: 60px;z-index: 9;display: -ms-flexbox;display: flex; background: #fff;box-shadow: 0 0 6px rgba(0,0,0,.2);flex-wrap: nowrap; border-radius: 5px;overflow: hidden;height: 70px;} .article__box {flex-grow: 1;position: relative; width: calc(100% – 70px);padding: 15px 15px 0 10px;display: -ms-flexbox; display: flex;flex-wrap: wrap;align-items: center;align-content: center;} .article__img img.imej{width: 90px !important; height: 70px !important; object-fit: cover; } .article__subtitle {position: absolute;top: 10px;left: 10px;display: block; width: calc(100% – 80px);overflow: hidden;font-size: 10px;line-height: 1;color: #2a2a2a;} .article__title a.article__link {display: block; font-family: Roboto,sans-serif; line-height: 1.3; color: black; letter-spacing: 0px;} .article__title a:hover {color: #f38d21;} .article__title {display: block;font-size: 14px;font-weight: 700;color: #000; height: auto;max-height: 37px;overflow: hidden;} .showHide {display:none;} @media only screen and (min-width: 800px){ .article__flex{bottom: 99px; max-width: 607px; height: 85px;} .article__subtitle {font-size: 12px; } .article__title {display: block;font-size: 18px;max-height: none;} .article__img img.imej{width: 110px !important; height: 85px !important; margin-top: 0px; margin-bottom: 0px;} } /*END OF- artikel selanjutnya popup */

<!–

–> <!–

Video Pilihan

–> <!–

–>
<!–

PEGADAIAN

–> Source