Read Time:2 Minute, 17 Second

Reporter: Titis Nurdiana | Editor: Titis Nurdiana

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Kabar duka datang dari Menteri Koperasi dan UMKM era Presiden Soeharto tahun 1993-1998: Subiakto Tjakrawerdaya. Subiakto meninggal dunia, Sabtu  2 Januari 2021.

Mantan Menteri Koperasi Subiakto meninggal sekitar pukul 23.10 WIB di di RSPP Simprug Jakarta Selatan, akibat corona atau Covid-19.

Ucapan duka juga datang dari Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki. Dalam rilis, Minggu (3/1), Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki menyampaikan kabar duka dan rasa kehilangan yang mendalam atas kepergian mantan Menkop itu.

 
“Kami kami turut berduka cita, kita kehilangan beliau,” kata Teten, dikutip dari rilis, Minggu (3/1).

Teten menyatakan, kehilangan sosok pendahulunya yakni Subiakto. Ia juga menyebut, sebelumnya Teten punya rencana untuk mengembangkan sebuah program bersama dengan Subiakto.

Program tersebut rencananya untuk mengembangkan koperasi produksi di sektor pangan. “Sebelum pandemi kami punya rencana untuk mengembangkan koperasi produksi di sektor pangan,” tambah Teten.

Subiakto Tjakrawerdaya adalah Menteri Koperasi dan UKM periode 1993 hingga 1998.

Lahir di Cilacap, Jawa Tengah, Subiaktor meninggal di usia 77 tahun. Subiakto meninggalkan istri Hj. Siti Milangoni dan tiga anak yakni Larasati, Wirendra, dan Hapsari, serta menantu, dan cucu

 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.

.bg-color-linkedin { background-color: #0072b1; } /*artikel selanjutnya popup */ .article__flex {position: fixed;bottom: 60px;z-index: 9;display: -ms-flexbox;display: flex; background: #fff;box-shadow: 0 0 6px rgba(0,0,0,.2);flex-wrap: nowrap; border-radius: 5px;overflow: hidden;height: 70px;} .article__box {flex-grow: 1;position: relative; width: calc(100% – 70px);padding: 15px 15px 0 10px;display: -ms-flexbox; display: flex;flex-wrap: wrap;align-items: center;align-content: center;} .article__img img.imej{width: 90px !important; height: 70px !important; object-fit: cover; } .article__subtitle {position: absolute;top: 10px;left: 10px;display: block; width: calc(100% – 80px);overflow: hidden;font-size: 10px;line-height: 1;color: #2a2a2a;} .article__title a.article__link {display: block; font-family: Roboto,sans-serif; line-height: 1.3; color: black; letter-spacing: 0px;} .article__title a:hover {color: #f38d21;} .article__title {display: block;font-size: 14px;font-weight: 700;color: #000; height: auto;max-height: 37px;overflow: hidden;} .showHide {display:none;} @media only screen and (min-width: 800px){ .article__flex{bottom: 99px; max-width: 607px; height: 85px;} .article__subtitle {font-size: 12px; } .article__title {display: block;font-size: 18px;max-height: none;} .article__img img.imej{width: 110px !important; height: 85px !important; margin-top: 0px; margin-bottom: 0px;} } /*END OF- artikel selanjutnya popup */

<!–

–> <!–

Video Pilihan

–> <!–

–>
<!–

COVID-19

–> Source