Read Time:1 Minute, 21 Second

5 menit yang lalu

The ceiling of the Giralda Bar where a bathhouse was uncovered

Keterangan gambar,

Langit-langit Bar Giralda tempat pemandian kuno ditemukan.

Presentational white space

Sejumlah pekerja yang sedang merenovasi sebuah bar di Seville, Spanyol, menemukan hammam atau pemandian bergaya arsitektur Islam.Kondisinya tetap utuh dan diyakini berasal dari abad ke-12.

Penemuan yang “sama sekali tidak terduga” itu berlangsung di dalam Giralda Bar, yang terletak di pusat kota, ungkap arkeolog Alvaro Jimenez kepada kantor berita AFP.

Lubang-lubang cahaya khiasan di bagian atap, yang berbentuk bintang-bintang, terlihat tidak lama setelah para pekerja mulai memalu dinding bangunan.

Mereka kemudian menemukan hampir 90 lubang berbentuk bintang pada atap bar yang bergaya Moor itu.

Konstruksi bergaya arsitektur Islam tersebut ditemukan di bagian dinding ruangan.

Skylights in the roof of the Moorish-style bar in Seville

Keterangan gambar,

Secara total, 88 lubang cahaya, atau skylight – berbentuk bintang dan segi delapan – ditemukan utuh.

Presentational white space
The walls of the hammam are covered with Moorish tiles

Keterangan gambar,

Dinding hammam itu dilapisi dengan ubin bergaya Moor.

Presentational white space
Workers examine a 12th Century bathhouse

Keterangan gambar,

Penemuan itu “sama sekali tidak terduga”, kata para arkeolog.

Presentational white space
The Giralda bell tower and the Giralda Bar in Seville

Keterangan gambar,

Menara lonceng Giralda dan Giralda Bar terletak di jantung kota Seville, Spanyol.

Presentational white space

‘Disembunyikan’

Para ahli memperkirakan seorang arsitek di awal abad ke-20, Vicente Traver, adalah sosok yang memutuskan untuk menyembunyikan ruangan itu saat pembangunan dua lantai tambahan.

Nama bar itu terinspirasi oleh menara Masjid Agung yang sekarang berfungsi sebagai menara lonceng Katedral Seville.

Seville ditaklukkan oleh bangsa Moor pada abad ke-8 dan kemudian menjadi salah satu dari dua ibu kota Kekhalifahan Almohad.

Kota itu kemudian diambil alih oleh seorang raja beragama Kristen, Ferdinand III dari Castille pada abad ke-13.

Semua gambar dilindungi hak cipta

Source