Dunia Gelap Yang Kian Nyata Kegelapan Kini Menjadi Ancaman di Dunia

PAGINEWS.com– Dunia gelap yang kian nyata kegelapan kini menjadi ancaman di dunia, hal ini seiring krisis energi yang melanda sejumlah negara terutama di Eropa.

Minimnya pasokan energi utama yakni gas menjadi masalah perlu diketahui karena tersendatnya pasokan Rusia, Eropa kini harus membayar listrik lebih mahal dan terancam pemadaman. Krisis energi juga telah melanda Yunani bahkan hal ini mendorong kantor parlemen negara tersebut untuk mematikan seluruh lampu luar dan dalam.

Dalam laporan Anadolu Agency ini dilakukan agar dapat menjadi contoh bagi warga untuk segera melakukan Penghematan energi. Walau begitu kepala parlemen Costas belum menjabarkan hingga kapan langkah ini akan dilakukan.

Krisis energi di Spanyol

Sementara Spanyol sendiri juga dihantui krisis yang sama, bukan cuma karena aliran gas dari Rusia ke wilayah tersebut dibatasi tetapi juga akibat dari gelombang panas yang mengeringkan sumber air di Spanyol, Spanyol sendiri telah mengambil langkah-langkah pembatasan sejak Pekan lalu ini seperti mengurangi operasional lampu hingga membatasi suhu AC.

Padahal sejak Agustus lalu otoritas nasional juga telah meminta agar toko-toko supermarket dan gedung-gedung publik untuk mematikan lampu mereka ini dimulai pada pukul 10 malam.

Krisis energi di Italia

Krisis energi juga membuat warga Italia teriak sejumlah kelompok konsumen menyerukan mogok dari membayar tagihan energi melalui router kelompok tersebut adalah badan konsumen bernama “Codacons”.

Dukungan-dukungan juga akan diberikan kepada mereka yang tidak mampu atau tidak mau membayar harga energi sementara.

Krisis energi di Jerman

Jerman juga terancam gelap gulita karenanya negeri “pancer” tersebut terus mengupayakan pengamanan pasokan energi untuk mencegah krisis di negara tersebut.

Berlin mengatakan bahwa pihaknya telah mengambil alih operasi perusahaan Rusia “Rosneft” di Jerman untuk mengamankan pasokan energi yang telah terganggu setelah Moskow menyerang Ukraina. Kementerian ekonomi Jerman menyatakan anak perusahaan “Rosnetf”  di Jerman yang menyumbang sekitar 12% dari kapasitas penyulingan minyak di negara tersebut ditempatkan di bawah perwalian Federal Network Agency.

0

Leave a Reply

Your email address will not be published.